Komentar Terintegrasi dengan Facebook!

KINI fitur komentar pada situs dan blog makin menarik karena terintegrasi dengan Facebook.

Jadi, kalau kita menulis komentar, komentar akan tampil di wall profil akun FB. Dengan catatan, di saat bersamaan kita juga membuka akun FB kita.

Jika sedang tidak membuka *libur atau puasa qe3* FB pun, kita tetap bisa menulis komentar sama persis jika kita berkunjung ke situs atau blog.

Nilai plus tentu pada efek mouth to mouth, komentar dan situs yang kita kunjungi akan dibaca oleh teman-teman kita. Lantas, mereka bisa turut mampir ke situs itu dengan hanya satu kali klik pada link situs yang dilampirkan.

Bagi pemiliki situs dan blog, ini berpotensi menarik pengunjung yang lebih banyak lagi.

Terus terang, baru kali ini saya mendapati fitur atraktif ini. Ingin juga mengintip caranya menanam fitur ini di blog saya sendiri.

Siapa tahu sang webmaster situs ini, Kang Endro mau berbagi ilmu… qe3 Tempat nongkrong kang Endro mah tinggak klik di http://endro.net

Tampilan fitur yang saya coba seperti terlihat di situs yppti.org .

Situs ini dikelola oleh Yayasan Pengembangan Pendidikan Telematika Indonesia (YPPTI) yang bergelut di bidang telematika, pendidikan dan irisan keduanya.

Isinya lumayan: Warta Pendidikan Kejuruan (SMK), aktivitas YPPTI sendiri, artikel hingga resensi yang terbilang rajin di update.

Sekilas YPPTI

Dampingan mereka, seperti tertulis dalam situs itu, adalah SMK Negeri 1 Multimedia Tanah Luas, Aceh Utara dan SMK Negeri 3 Kelautan, Majene, Sulawesi Barat.

Baru-baru ini, SMK Majene memiliki kapal ikan 15 gross-ton dan memproduksi abon ikan.

Dukungan penuh datang dari pemda setempat dan perusahaan kondang seperti Exxon Mobil Oil Indonesia, Microsoft, Intel dan Samsung.*

SMK, Siap Beradu Layar

SMK, sekolah menengah kejuruan kini tak hanya berkutat dalam semboyan ‘siap kerja’. Semboyan ini sepertinya menihilkan semangat yang sejatinya ada dalam pengajaran di sekolah. Yaitu life skill.
Gembar-gembor yang porsinya lebih banyak kepada kesiapan kerja saya kira bukan kesengajaan. Ini lebih efek samping dari bias komunikasi dari Departemen Pendidikan Nasional.

Niatnya sungguh-sungguh mulia: ingin mengedukasi publik pada keberadaan SMK dan mengangkat citra karena sebelumnya sekolah kejuruan dipandang sebelah mata.

Sedikit berbeda dengan saudaranya yang SMA, siswa sekolah menengah atas di persepsi bakal menyuplai universitas atau pendidikan yang lebih tinggi lainnya.
Lanjutkan membaca

Jangan merem!

Usai mandi pagi, aku menyeruput kopi menemani istri yang sudah rapi siap berangkat kerja. Sambil terus menatap layar kaca, dia menggamit lenganku. Katanya, “Yah, ingetin ya, kalau nanti lahiran, ingetin agar aku jangan merem kalau pas mengejan!”

Why mommy? Eh sejatinya aku bilang, kenapa Bunda?šŸ˜€

Istriku yang sekretaris redaksi di tabloid remaja ini lantas bertutur, mengutip info kesehatan di tivi barusan, memejamkan mata saat seorang perempuanĀ  mengejan pas konstraksi, berisiko pembuluh matanya pecah. Meski tidak berdampak fatal, tapi membayangkannya sudah serem banget.

Apalagi, katanya, seorang ibu yang mengalaminya, seperti terlohat di tipi, pelupuk mata sebelah kanannya tampak bengkak kemerahan. Selaku ibu yang baru saja berjuang melahirkan si buah hati, tentu saja ini hal yang sebaiknya tidak terjadi karena mesti berbagi perhatian antara si babby dan merasakan perih di pelupuknya.

“Ingetin ya Yah?”

“Okay deh Bunda,” jawabku sigap.

***Asofa

Internetan pake Flexi Semesteran, Rp 37.500/bulan, hemat sampai 50%

Flexi internet unlimited barusan nawarin produk terbaru: Internet Unlimited Semesteran. Apa bedanya dan untungnya?

Flexi memang menamai paket produknya berdasar jangka waktu. Titelnya pun istilah yang sederhana tapi efektif: Harian, Mingguan, dan Bulanan.

Paling mutakhir, yang mampir ke smsku kemarin siang, paket Semesteran. Ini jangka waktunya selama 6 bulan langsung dan unlimited.
Plusnya, registrasi tentu tak perlu berulang-ulang seperti paket lainnya. Memang sih, tergantung penggunaan. Untuk harian, kita mesti registrasi ulang per 24 jam. Tapi kalau emang tidak tiap hari ngenet, mungkin paket ini paling pas.

Nah, keuntungan paling riil jika paket-paket itu dikonversikan dalam hitungan bulan. Paket Bulanan sendiri senilai Rp 50.000,- Asumsinya kita mengkases internet tiap hari. (dalam satuan rupiah). Kita juga coba komparasi dengan paket minggaun dan harian. Penghematan bisa mencapai 50% jika dibanding dengan paket harian. Cek daftar di bawah ini.

Oya, penggunaan komparasi dengan Paket Bulanan ini karena operator penyedia jasa internet lainnya rata-rata memiliki paket bulanan senilai Rp 150.000,-

1. Paket harianĀ Ā Ā Ā  : 2500.
Biaya sebulanĀ  : 75.000
Selisih dibanding paket Bulanan: 25.000

2. Paket mingguan : 15.000.
Biaya sebulanĀ Ā Ā  : 60.000
Selisih dibanding Bulanan: 10.000

3. Paket BulananĀ Ā Ā  : 50.000

2. Paket semesteran: 225.000.
Biaya sebulanĀ Ā Ā  : 37. 500 (Selisih dibanding Bulanan: 12.500, 25%)
Biaya seminggu : 9375 (Selisih dibanding Mingguan: 5.625, 37,5%)
Biaya sehariĀ Ā Ā Ā Ā Ā  : 1.250 (Selisih dibanding Harian: 1.250, 50%)

Cara registrasi sama persis dengan paket sebelumnya. Ketik sms: reg (spasi) semesteran, lalu kirim ke 2255

Soal pilihan produk internet, tentu tergantung kebutuhan kita. Aku sendiri memilih Flexi Internet, pertama karena murah. Harga modem CDMA seri EVDO 800 Mhz relatif terjangkau, Venus VT 21 seharga Rp 390 ribu.

Modem di pasaran bisa kita dapatkan dari harga 330 ribu hingga 800-900ribu (CDMA dan GSM)

Speed alias kecepatan memang nggak sekencang paket internet broadband kayak Flash-nya Telkomsel, M2 Indosat atau paket Smart (CDMA EVDO 1900 Mhz) yang di atas kertas mencapai 4-5 MBps.

Toh, kebutuhan akses internetku lebih untuk browsing, data, dan email. Itu sudah dapat dipenuhi oleh Flexi Internet atau layanan berbasis CDMA 800 Mhz lainnya yang kecepatannya sebelas-duabelas seperti Mobi, StarOne dan Esia: 153 Kbps.

Tentu, jika kebutuhan sudah menuntut kecepatan lebih tinggi, bisa jadi beralih ke operator lainnya. Sementara ini, jika pengen download file besar-besar, aku mengunduhnya di kantoršŸ˜€

Keep browsing, posting, sharing n be more productive!

Flexi intenet unlimited barusan nawarin produk terbaru: Internet Unlimited Semesteran. Apa bedanya dan untungnya?

Flexi memang menamai paket produknya berdasar jangka waktu. Titelnya pun istilah yang sederhana tapi efektif: Harian, Mingguan, dan Bulanan.

Paling mutakhir, yang mampir ke smsku kemarin siang, paket Semesteran. Ini jangka waktunya selama 6 bulan langsung dan unlimited.
Plusnya, registrasi tentu tak perlu berulang-ulang seperti paket lainnya. Memang sih, tergantung penggunaan. Untuk harian, kita mesti registrasi ulang per 24 jam. Tapi kalau emang tidak tiap hari ngenet, mungkin paket ini paling pas.

Nah, keuntungan paling riil jika paket-paket itu dikonversikan dalam hitungan bulan. Paket Bulanan sendiri senilai Rp 50.000,- Asumsinya kita mengkases internet tiap hari. (dalam satuan rupiah). Kita juga coba komparasi dengan paket minggaun dan harian. Penghematan bisa mencapai 50% jika dibanding dengan paket harian. Cek daftar di bawah ini.

Oya, penggunaan komparasi dengan Paket Bulanan ini karena operator penyedia jasa internet lainnya rata-rata memiliki paket bulanan senilai Rp 150.000,-

1. Paket harianĀ Ā Ā Ā  : 2500.
Biaya sebulanĀ  : 75.000
Selisih dibanding paket Bulanan: 25.000

2. Paket mingguan : 15.000.
Biaya sebulanĀ Ā Ā  : 60.000
Selisih dibanding Bulanan: 10.000

3. Paket BulananĀ Ā Ā  : 50.000

2. Paket semesteran: 225.000.
Biaya sebulanĀ Ā Ā  : 37. 500 (Selisih dibanding Bulanan: 12.500, 25%)
Biaya seminggu : 9375 (Selisih dibanding Mingguan: 5.625, 37,5%)
Biaya sehari Ā  Ā  Ā  : 1.250 (Selisih dibanding Harian: 1.250, 50%)

Keep browsing, posting, sharing n productive!

Kaya

Perasaan kaya itu memang subyektif. Meski umumnya kaya diasosiasikan dengan seberapa banyak kita meraup duit, harta dan properti.

Seseorang pun bisa merasa kaya dari perolehan yang kecil jika dinilai dalam rupiah atau sederhana dalam artian properti.

Saya sendiri beberapa kali merasa kaya. Berapa kali tepatnya dan bagaimana urutannya pun saya tidak hapal. Mungkin karena memang subyektif. Lha wong namanya saja perasaan, masak dihitung dengan deret ukuršŸ˜€

Seingat saya, ketika tulisan pertama saya,Ā  ā€˜Ukhuwah dalam Kampanye Parpolā€™ nampang di harian New York Post Bernas yang terbit di Jogja, nun di suatu jumat tahun 1999, saya senang sekali.

Kemudian, senin minggu depannya saya mengambil honor Rp 20.000,-.

Wuih, saya sangat kaya eh merasa sangat kaya waktu itu.
Lanjutkan membaca

Nemu tool helpful nih: Exposure Digital Wheel

Udah lama ndak pegang kamera SLR, tiba-tiba jadi inget ama kebingungan kalo lagi jepret-jepret. Biasanya aku agak kagok kalo lagi ngatur speed dan eksposure plus ISO dan white balance.

Selain di kamera SLR, fitur ini juga ada di kamera poket yang ada pengaturan PASM alias Program Aperture Speed Manual.

Dari baca kanan kiri dan keseringan pegang, akhirnya lebih banyak ngandalin feeling dan sedikit di luar kepala:mrgreen: . Uthak athik gathuk lah, kalo pake aperture besar misal F2,8, speed-nya tinggi kira 1/250 ke atas. Kalo masih under atau meleset, ya diatur lageešŸ˜Æ *kaburrrr*

Itupun masih ada variabel pasokan cahaya dan lokasi: indoor atau outdoor, pake blitz internal atau tidak. Belum lagi kalau bawa blitz tambahan yang nangkring di atas body kamera.

Kalo lagi anteng sih bisa mikirnya lama, tapi kalo lagi di tempat liputan atau yang sedikit crowded alias rame, ngatur Aperture dan Speed jadi mesti cepet. Balik-balik lagi ya feeling qe3

Nah dari jalan-jalan di sini , ketemulah alat bantu yang namanya Exposure Digital Wheel, di situsnya tertulis Developed by Ken Milburn and DesignMentor Training.
Lanjutkan membaca

Strip ganda, garis dobel

Bangun siang jam 08.17
Matiin lampu depan, buka korden.
Duduk di sofa, menyobek kemasan kuning.
Istriku, Aneka Suryanti ke belakang, ambil sampel
Balik ke depan, berdua celupin stik ajaib.
Tunggu punya tunggu, setengah menit cukuplah
Hitungan detik, tik-tak-tik-tak, dag-dig-dug
Empat mata tak berkedip melihat strip ganda, garis dobel melintang
Alhamdulillah!!! YipiiiišŸ˜€

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.