Jangan merem!

Usai mandi pagi, aku menyeruput kopi menemani istri yang sudah rapi siap berangkat kerja. Sambil terus menatap layar kaca, dia menggamit lenganku. Katanya, “Yah, ingetin ya, kalau nanti lahiran, ingetin agar aku jangan merem kalau pas mengejan!”

Why mommy? Eh sejatinya aku bilang, kenapa Bunda? :D

Istriku yang sekretaris redaksi di tabloid remaja ini lantas bertutur, mengutip info kesehatan di tivi barusan, memejamkan mata saat seorang perempuanĀ  mengejan pas konstraksi, berisiko pembuluh matanya pecah. Meski tidak berdampak fatal, tapi membayangkannya sudah serem banget.

Apalagi, katanya, seorang ibu yang mengalaminya, seperti terlohat di tipi, pelupuk mata sebelah kanannya tampak bengkak kemerahan. Selaku ibu yang baru saja berjuang melahirkan si buah hati, tentu saja ini hal yang sebaiknya tidak terjadi karena mesti berbagi perhatian antara si babby dan merasakan perih di pelupuknya.

“Ingetin ya Yah?”

“Okay deh Bunda,” jawabku sigap.

***Asofa

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.